Karakteristik Peserta Didik
Nama: Desi Mulia
Nim: 12001317
Prodi/Kelas: PAI/4H
Makul: Magang 1
Karakteristik Peserta Didik
Oke kawan kawan berjumpa lagi di blog saya yang mana sama seperti sebelumnya saya disini akan menjelaskan mengenai karakteristik peserta didik nah kalian pasti sudah pernah mendengar kata karakteristik. Okee... kata dari karakteristik itu kan pasti dimiliki setiap orang yang mana karakteristik ini di identik dengan sifat kejiwaan atau akhlak , Budi pekerti nya seseorang atau pun dari peserta didik tersebut yang mana karakter disini pasti berbeda-beda pada setiap peserta didik tidak ada yang sama. Jadi kita bisa melihat karakter peserta didik itu bisa melihat nya dari tabiat, perilaku keseharian nya dan akhlak nya kepada guru atau pun orang di sekitarnya. Nah karakter ini berbeda dengan kepribadian peserta didik tersebut karena kepribadian itu sudah tertanam di dalam diri peserta didik dari sejak lahir sedangkan karakter itu seiring berjalannya waktu bisa berubah menurut lingkungan sekitar nya jadi kita menginginkan karakter yang baik akhlak yang baik maka kita harus memberikan contoh kepada peserta didik yang baik karena faktor lingkungan sangat berpengaruh besar terhadap terbentuknya karakter anak ataupun peserta didik tersebut. Dari yang saya baca mengenai karakteristik peserta didik juga merupakan mencerminkan pola tingkah laku dan kemampuan hasil dari pembawaan dan lingkungan sosial sehingga menentukan pola dari kegiatan aktivitas. Nah selain itu guru disini juga penting dan perlu memahami karakteristik peserta didiknya sehingga ia dapat dengan mudah untuk mengelola segala sesuatu yang berkaitan dengan pembelajaran. Selain guru harus mengenal karakteristik Peserta Didik, guru juga terbantu agar mudah untuk mengantarkan peserta didik nya untuk mengejar cita-cita yang mereka inginkan. Selanjutnya guru harus mampu memahami karakter peserta didik. Memahami karakter peserta didik butuh kesungguhan dan keterlibatan hati dan pikiran guru sehingga dia dapat memahami karakternya dengan baik dan benar. Tujuan yang diinginkan dari memahami karakteristik awal siswa adalah untuk mengondisikan apa yang harus diajarkan, bagaimana mengondisikan siswa belajar sesuai dengan karakteristiknya masing-masing. Karakteristik peserta didik ialah merupakan totalitas kemampuan dan perilaku yang ada pada pribadi mereka sebagai hasil dari interaksi antara pembawaan dengan lingkungan sosialnya, sehingga menentukan pola aktivitasnya dalam mewujudkan harapan dan meraih cita-cita. Karena itu, upaya memahami perkembangan peserta didik harus dikaitkan atau disesuaikan dengan karakteristik siswa itu sendiri. Guru bukan hanya memahami karakteristik anak secara individu, dan ia juga perlu memahami karakteristik anak secara kelompok. Seorang guru jika ingin mengetahui karakteristik kemampuan awal dari peserta didik, dapat dilakukan dengan pemberian tes (pre –test). Tes yang diberikan dapat berkaitan dengan materi ajar yang sesuai dengan panduan berdasarkan kurikulum. Nah dari teknik tes ini menggunakan tes prasyarat dan tes awal. Tes prasyarat adalah tes untuk mengetahui apakah siswa telah memiliki pengetahuan keterampilan yang diperlukan atau disyaratkan untuk mengikuti suatu pelajaran. Sedangkan tes awal (pre test) adalah tes untuk mengetahui seberapa jauh siswa telah memiliki pengetahuan atau keterampilan mengenai pelajaran yang hendak diikuti atau keterampilan mengenai pelajaran yang hendak diikuti. Untuk mengenal dan memahami peserta didik, guru hendaknya dibekali dengan Ilmu Psikologi Pendidikan, Ilmu Psikologi belajar dan Ilmu Psikologi Perkembangan serta ilmu kesulitan anak dalam belajar. Dalam menjalankan tugas, seorang guru dapat berperan sebagai Psikolog, yang dapat mendidik dan membimbing peserta didiknya dengan benar, memotivasi dan memberi sugesti yang tepat, serta memberikan solusi yang tuntas dalam menyelesaikan masalah anak didik dengan memperhatikan karakter dan kejiwaan peserta didiknya, guru berperan sebagai Tut Wuri Handayani yang memberikan arahan bagi anak didiknya dan mendorong mereka untuk lebih maju ke depan. Guru juga hendaknya mampu berperan sebagai seorang dokter yang memberikan terapi dan obat pada pasiennya sesuai dengan diagnosanya. Salah diagnosa maka salah juga terapi dan obat yang diberikan sehingga penyakitnya bukannya sembuh tetapi sebaliknya semakin parah. Demikian pula dengan anak didik. Demikian juga guru harus mampu dalam menyelesaikan masalah anak, mengetahui akar masalah sehingga dapat menentukan terapi dan solusi yang tepat dalam menyelesaikan masalah tersebut. Mengenal dan memahami peserta didik dapat dilakukan dengan cara memperhatikan dan menganalisis tutur kata atau cara bicara, sikap dan perilaku atau perbuatan anak peserta didik. Dalam rangka memahami karakteristik anak didik seorang guru hendaknya memahami terlebih dahulu pemahaman tentang dirinya sendiri, dan juga pemahaman tentang orang lain. Tanpa pemahaman yang meluas dan mendalam tentang diri sendiri dan orang lain maka guru tidak akan bisa memahami karakteristik peserta didiknya, jadi harus dilakukannya penguasaan secara menyeluruh. Dari penjelasan di ataslah dapat kita simpulkan bahwa seorang guru itu merupakan pemegang peran yang amat penting dalam proses pendidikan. Karena guru di sini merupakan fasilitator bagi peserta didiknya, mengapa demikian ya karena guru disini merupakan orang tua ke dua bagi peserta didik karena guru mengajarkan hal-hal yang belum di ketahuinya di dalam lingkungan keluarga. Selain itu pada saat proses pembelajaran peserta didik juga di bentuk karakternya dan juga mereka mendapatkan ilmu pengetahuan yang cukup luas. Oleh karena itulah menjadi seorang guru itu sangat berjasa karena mereka membagikan ilmu yang sudah mereka dapatkan. Selain itu peran orang tua juga sangat penting karena sebelum peserta didik mengenal lingkungan luar mereka mengenal terlebih dahulu dilingkungan keluarga nah di sini lah di mulainya terbentuk karakter anak oleh karena itu lah kita sebagai orang tua sangat penting untuk mengajarkan anak-anak sebelum mereka mengenal lingkungan luar agar mereka sudah terbangun dalam diri nya karakter yang baik. Nah jadi kawan-kawan itu lah penjelasan dari saya mengenai karakteristik peserta didik. Nah bisa kalian baca juga dari buku-buku atau yang lainnya sebagai pengetahuan kita semua. Berjumpa lagi di blog saya selanjutnya Thank you... see you