Strategi Pembelajaran

Nama: Desi Mulia
Nim: 12001317
Prodi/Kelas: PAI/4H
Makul: Magang 1



                            Strategi Pembelajaran


Bismillah.... Assalamualaikum kawan kawan berjumpa lagi di blog saya yang mana kali ini saya akan menjelaskan sedikit mengenai apa sih yang di maksud dengan strategi pembelajaran itu? Nah mungkin diantara kawan kawan di sini sudah mengetahui Nah mungkin diantara kawan kawan di sini sudah mengetahui yang di namakan strategi pembelajaran itu, jadi disini bagi kawan kawan yang sudah singgah di blog saya yuk kita sama sama memahami pengertian dari strategi pembelajaran. Secara pribadi yang saya ketahui mengenai strategi pembelajaran ini yaitu merupakan perkumpulan suatu kegiatan, cara mengorganisasikan materi pelajaran siswa, bahan, peralatan dan waktu yang digunakan untuk proses pembelajaran dalam mencapai tujuan kegiatan pembelajaran yang telah ditentukan. Nah jadi kawan kawan di dalam strategi pembelajaran ini banyak sekali pembahasan nya yang mana mengenai cara mengajar kita sebagai seorang guru yang akan menyampaikan materi pembelajaran. Selain itu ada juga sumber lain yang saya dapatkan yang mengartikan bahwa sebagian orang masih menyamakan pemaknaan kata strategi dengan teknik, metode, dan cara. Kata strategi seringkali diartikan dengan teknik atau metode. Pemaknaan terhadap strategi itu dapat dilakukan secara sempit maupun luas. Pengertian secara sempit, strategi identik dengan metode atau teknik, yaitu cara menyampaikan pesan atau disebut sebagai message dalam hal ini materi pelajaran kepada audience atau peserta didik yang bertujuan untuk mencapai tujuan-tujuan belajar yang telah ditetapkan. Dengan demikian, kata strategi adalah berkaitan dengan cara, taktik atau metode untuk melakukan sesuatu. Pengertian secara luas, strategi dapat mencakup antara lain, metode, pendekatan, pemilihan sumber-sumber (termasuk media yang digunakan dalam belajar), pengelompokan audience atau peserta didik, dan pengukuran keberhasilan. Menurut Djamarah dan Zain (1997:5), menyatakan ada empat strategi dasar dalam kegiatan pembelajaran yang meliputi hal-hal berikut, mengidentifikasi serta menetapkan spesifikasi dan kualifikasi perubahan tingkah laku dan kepribadian peserta didik sebagaimana yang diharapkan, memilih sistem pendekatan belajar mengajar berdasarkan aspirasi dan pandangan hidup masyarakat, memilih dan menetapkan prosedur, metode, dan teknik pembelajaran yang dianggap paling tepat dan efektif sehingga dapat dijadikan pegangan oleh guru dalam melaksanakan kegiatan mengajarnya, menetapkan norma-norma dan batas minimal keberhasilan atau kriteria serta standar keberhasilan sehingga dapat dijadikan pedoman oleh guru dalam melakukan, evaluasi hasil kegiatan belajar mengajar yang selanjutnya akan dijadikan umpan balik untuk penyempurnaan pembelajaran. Selain itu strategi pembelajaran termasuk ke dalam ranah perencanaan pembelajaran. Perkembangan strategi pembelajaran sebagai suatu ilmu mengalami perkembangan yang diawali dari dunia militer, dan selanjutnya dipergunakan dalam lapangan pendidikan dan pembelajaran. Seorang pendidik atau guru harus melakukan identifikasi kepada semua yang berhubungan dengan proses pembelajaran yang akan dilakukan. Pendidik perlu mengetahui siapa yang akan menjadi peserta didiknya, seperti bagaimana variasi tingkat intelegensi, dari latar belakang apa mereka berasal, apakah mereka berasal dari program yang sama atau berbeda, bagaimana motivasinya, dan lain sebagainya. Tanpa melakukan proses identifikasi ini, niscaya pendidik akan memperoleh tujuan yang diharapkan, yakni bagaimana peserta didik mampu memahami seluruh materi yang disampaikan. Di samping itu juga, proses pembelajaran akan mengalami kendala, sehingga suasana pembelajaran menjadi tidak kondusif, berjalan tanpa arah serta berlalu tanpa makna. Bukankah setiap pendidik yang ditanya akan memiliki jawaban yang sama, yaitu menginginkan agar semua peserta didik mampu memahami seluruh materi yang disampaikannya, bahkan lebih dari sekedar apa yang dimiliki oleh pendidik itu sendiri. Oleh karena itu, pentingnya seorang guru untuk mempersiapkan dan berstrategi sebelum dan sesudah Pembelajaran dimulai. Terkadang ada Pendidik yang menyampaikan materi pembelajaran di depan kelas justru membuat peserta didik menjadi bosan. Penyajian materi pembelajaran dilakukan menjadi tidak menarik yang mengakibatkan peserta didik kurang atau bahkan tidak termotivasi mengikutinya. Suasana belajar bertambah mencekam. Nah penyebab nya itu pertama kegiatan pembelajaran yang dilakukan tidak berusaha mencari informasi, apakah materi yang disampaikannya sudah dipahami peserta didik atau belum. Kedua, dalam proses pembelajaran pendidik tidak berusaha mengajak peserta didik untuk berpikir. Ketiga, pendidik tidak berusaha mencari umpan balik mengapa peserta didik tidak mau mendengarkan penjelasannya. Keempat, pendidik menganggap bahwa ia adalah orang yang paling mampu dan menguasai pelajaran dibandingkan dengan peserta didik. Dengan memunculkan beberapa pernyataan serta menempatkan strategi dasar dalam suatu kegiatan pembelajaran, setidaknya kepada guru telah tergambar masalah-masalah pokok yang sangat penting sehingga dapat dijadikan pedoman dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran agar berhasil sesuai dengan yang diharapkan, yaitu: pertama, spesifikasi dan kualifikasi perubahan tingkah laku bagaimana yang diinginkan sebagai hasil dari kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan. Dengan menetapkan spesifikasi dan kualifikasi perubahan tingkah laku atau (changes of behavior) peserta didik setidaknya telah diketahui sasaran yang akan dicapai. Kedua, memilih cara pendekatan proses pembelajaran yang dianggap paling tepat dan efektif untuk mencapai sasaran. Bagaimana cara guru memandang suatu persoalan, konsep, pengertian dan teori apa yang akan digunakan dalam memecahkan suatu kasus, akan mempengaruhi hasilnya. Ketiga, memilih dan menetapkan prosedur, metode, dan teknik pembelajaran yang dianggap paling tepat efektif. Metode penyajian untuk memotivasi peserta didik agar mampu menerapkan pengetahuan dan pengalamannya untuk memecahkan masalah, berbeda dengan cara atau metode supaya peserta didik terdorong dan mampu berfikir bebas dan cukup keberanian untuk mengemukakan pendapatnya sendiri. Perlu dipahami bahwa suatu metode mungkin hanya cocok dipakai untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Keempat, menerapkan norma-norma atau kriteria keberhasilan sehingga guru memiliki dasar-dasar yang dapat dijadikan ukuran untuk menilai Sampai sejauh mana keberhasilan tugas-tugas yang telah dilakukannya. Suatu proses Pembelajaran baru akan dapat diketahui keberhasilannya, setelah dilakukan evaluasi. Sistem penilaian dalam kegiatan belajar mengajar merupakan salah satu strategi yang tidak bisa dipisahkan dengan strategi dasar yang lain. Nah dapat kita simpulkan bahwa strategi pembelajaran merupakan pendekatan umum serta serangkaian tindakan yang akan diambil dan digunakan guru untuk memilih beberapa metode pembelajaran yang sesuai dalam pembelajaran. Misalnya, strategi pembelajaran yang menuntut partisipasi aktif peserta didik tentunya tidak akan banyak menggunakan metode ceramah, akan tetapi metode-metode lainnya seperti seminar, kerja proyek kelompok, tutorial perorangan atau paket-paket belajar mandiri. Nah itu lah kawan-kawan penjelasan mengenai strategi pembelajaran, okeyyy kita akan berjumpa lagi di blog saya selanjutnya. Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabaraktuh.